Mari kenali, pahami, dan ambil aksi untuk menjaga lingkungan. Karena setiap tindakan kecilmu adalah investasi untuk masa depan bumi yang lebih hijau.
Pelajari Lebih Lanjut →Data nyata tentang kondisi lingkungan di Indonesia.
Menjaga lingkungan merupakan upaya yang dilakukan oleh setiap individu maupun kelompok masyarakat untuk melestarikan dan melindungi alam demi keberlangsungan hidup generasi sekarang dan generasi mendatang.
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Kenali berbagai bentuk pencemaran yang mengancam kelestarian bumi.
Emisi gas buang kendaraan, asap industri, dan pembakaran sampah menghasilkan polutan berbahaya seperti CO₂, NOx, dan partikel PM2.5.
Limbah industri, rumah tangga, dan pertanian yang masuk ke sungai dan laut mengandung bahan kimia berbahaya, mikroplastik, dan bakteri patogen.
Penggunaan pestisida berlebihan, limbah B3, dan akumulasi sampah plastik merusak struktur tanah dan mencemari cadangan air tanah.
Kebisingan dari kendaraan, industri, dan konstruksi dapat menyebabkan stres, gangguan tidur, dan penurunan daya dengar.
Paparan cahaya buatan berlebihan di malam hari mengganggu ekosistem satwa liar dan siklus tidur manusia.
Pembuangan air panas dari pembangkit listrik dan industri mengurangi oksigen terlarut dan mengganggu ekosistem akuatik.
Pencemaran merusak setiap aspek kehidupan makhluk hidup di bumi.
Pencemaran udara diperkirakan menyebabkan sekitar 7 juta kematian dini setiap tahun. Penyakit ISPA, kanker paru, dan gangguan pernapasan meningkat tajam.
Indonesia diperkirakan kehilangan lebih dari 1 juta hektar hutan setiap tahun akibat deforestasi dan kebakaran.
Kerugian ekonomi akibat pencemaran diperkirakan mencapai sekitar 5% PDB global setiap tahun.
Emisi gas rumah kaca mempercepat pemanasan global, naiknya permukaan laut, dan cuaca ekstrem.
Diperkirakan sekitar 30% lahan pertanian global mengalami degradasi serius yang mengancam produktivitas pangan.
Komunitas miskin dan kelompok rentan paling terdampak, memperlebar kesenjangan sosial.
Pilah sampahmu sejak dini untuk lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Nasi, sayur, buah yang dapat terurai secara alami.
Sampah taman seperti daun kering dan rumput.
Tulang ikan, ayam, dan cangkang telur.
Kertas terkena minyak/air, tidak bisa didaur ulang biasa.
Botol, kantong kresek, kemasan, mainan plastik.
Botol kaca, pecahan gelas, dan barang keramik rusak.
Kaleng aluminium, panci, kawat, dan peralatan logam.
Koran, kardus, majalah, dan kertas tulis bersih.
Setiap tindakan kecilmu berdampak besar bagi masa depan bumi.
Bawa tas belanja kain, gunakan tumbler, hindari sedotan plastik. Diperkirakan 8 juta ton plastik masuk ke laut setiap tahun.
Pisahkan organik dan anorganik dari rumah. Sampah yang terpilah jauh lebih mudah didaur ulang.
Matikan lampu dan cabut charger saat tidak dipakai. Ganti lampu pijar dengan LED untuk menghemat hingga 75% energi.
Naik kendaraan umum, bersepeda, atau berjalan kaki. Satu mobil yang tidak dipakai diperkirakan menghemat 4,6 ton CO₂ per tahun.
Satu pohon dewasa dapat menyerap hingga 22 kg CO₂ per tahun. Tanam minimal satu pohon setiap tahun.
Rencanakan menu mingguan, simpan sisa makanan dengan benar, dan kompos sisa dapur.
Mengapa kita harus serius menangani masalah plastik sekarang juga.
Diperkirakan satu botol plastik membutuhkan 450 tahun untuk terurai sepenuhnya. Setiap plastik yang pernah dibuat masih ada di bumi.
Lebih dari 700 spesies hewan laut terancam plastik, termasuk paus, penyu, dan burung laut.
Manusia diperkirakan mengonsumsi setara satu kartu kredit plastik (±5 gram) setiap minggu lewat makanan, air, dan udara.
Dari sekitar 8,3 miliar ton plastik yang pernah diproduksi, diperkirakan hanya 9% yang didaur ulang.
Produksi plastik global mencapai sekitar 400 juta ton/tahun dan diperkirakan naik tajam pada 2050 jika tidak ada aksi serius.
Zona sampah plastik di Pasifik diperkirakan berukuran 3 kali Perancis, mencemari 1,6 juta km² permukaan laut.
Jawab pertanyaan berikut untuk menguji pemahamanmu.